Hari ini, (Kamis, 20 Mei 2010) Pak Gesang, sang maestro keroncong asal Indonesia, tutup usia pada usia 92 tahun. Pelantun lagu Bengawan Solo itu meninggal pukul 18.10 WIB di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo.
Keponakan Pak Gesang, Hasanudin Santoso, berkisah bahwa kondisi beliau memburuk sejak siang hari tadi. Pak Gesang mengalami dua kali kritis yaitu pada pukul dua siang dan 17.30 WIB.
Pak Gesang dirawat di rumah sakit, Rabu 12 Mei lalu. Awalnya cuma melakukan kontrol kesehatan rutin, tapi karena kekurangan cairan maka dokter memberi saran agar dirawat.
Tampilkan postingan dengan label figur Indonesia*kau-tahu-siapa*. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label figur Indonesia*kau-tahu-siapa*. Tampilkan semua postingan
Pak Gesang sakit
Siang ini, saya menonton salah satu siaran TV di sebuah stasiun swasta. Tiba-tiba, ada sebuah kabar dari Pak Gesang. Sang maestro keroncong itu, kini tengah terbaring tak berdaya di sebuah ranjang rumah sakit di daerah Solo, Jawa Tengah. Beliau yang memang tengah memasuki usia senja, kini kondisi kesehatannya juga mulai menurun.
Saya yang memang belakangan ini jarang melihat berita, terus terang saja kaget mendengar kabar tentang beliau. Tentu kita masih ingat karyanya yang brilliant, yaitu Bengawan Solo. Lagu Bengawan Solo bisa dikategorikan sebagai salah satu karya terbaik yang pernah ada di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)



